Tasikmalaya - Malam yang biasanya sunyi di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya berubah menjadi lautan manusia. Diperkirakan sekitar 1.000 warga memadati lokasi untuk mengikuti Festival Manunggal Rakyat 2026, Minggu (19/7/2026) hingga Senin dini hari (20/7/2026). Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan laga puncak Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, tetapi juga menikmati bazar UMKM dan hiburan rakyat yang menyatukan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.
Festival yang digagas Kodim 0612/Tasikmalaya bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya itu menjadi bukti bahwa kemeriahan olahraga dunia dapat dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Sejak malam hari, area bazar dipenuhi pengunjung yang berburu aneka produk UMKM, sementara panggung hiburan menghadirkan suasana hangat sebelum ribuan pasang mata tertuju ke layar raksasa untuk menyaksikan final Piala Dunia.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, anggota DPRD, unsur KADIN, HIPMI, pimpinan BUMN, pelaku usaha, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Pj Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Asep Saepulloh menegaskan pemerataan ekonomi masih menjadi pekerjaan besar. Karena itu, pendampingan kepada pelaku UMKM dan penguatan ekonomi digital akan terus dilakukan agar produk lokal mampu bersaing dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat ekosistem UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Ia juga menegaskan komitmen menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai bagian dari sejarah dan identitas ekonomi kerakyatan Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menyampaikan bahwa Festival Manunggal Rakyat bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi menjadi ruang bertemunya TNI dan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban.
Menurutnya, bazar UMKM menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dandim juga mengajak masyarakat mengambil pelajaran dari filosofi sepak bola. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja sama, strategi yang matang, disiplin, dan semangat untuk bangkit dari setiap kegagalan.
Usai hiburan rakyat, antusiasme masyarakat semakin memuncak ketika sekitar 1.000 penonton bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan tamu undangan mengikuti nonton bareng Final Piala Dunia mulai pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sorak sorai dan tepuk tangan bergema sepanjang pertandingan, menciptakan suasana penuh keakraban yang memperlihatkan kuatnya kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Festival Manunggal Rakyat 2026 menjadi bukti bahwa sebuah acara tidak hanya mampu menghibur, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat, mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, serta membangun optimisme melalui kolaborasi berbagai elemen daerah.
Kehadiran sekitar 1.000 penonton dalam Festival Manunggal Rakyat 2026 menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang memadukan hiburan, olahraga, dan pemberdayaan UMKM. Dari satu lapangan, lahir pesan bahwa kebersamaan dan kolaborasi adalah modal utama untuk membangun Tasikmalaya yang semakin maju dan sejahtera.
